7 Cara Mudah Menghilangkan Bau Petai dan Jengkol di Mulut

Bagikan
Bagikan

4. Minum Teh Hijau atau Peras Air Lemon

Teh hijau dikenal kaya akan antioksidan yang memiliki kemampuan untuk melawan bakteri penyebab bau mulut. Kandungan polifenol dan antioksidan dalam teh hijau secara efektif dapat memerangi bakteri tersebut.

Minum teh hijau setelah mengonsumsi jengkol atau petai dapat membantu mengurangi bau mulut dan memberikan efek antimikroba yang baik untuk kesehatan rongga mulut Anda. Ini adalah cara yang menyegarkan dan bermanfaat ganda.

Alternatif lain yang tidak kalah efektif adalah campuran air hangat dengan perasan jeruk nipis atau lemon. Kandungan asam sitrat dalam lemon atau jeruk nipis dapat membantu menetralkan bau tidak sedap secara alami.

5. Netralkan dengan Susu atau Yogurt Probiotik

Susu dan yogurt merupakan bahan dapur lain yang dapat diandalkan untuk menetralisir aroma menyengat dari jengkol dan petai. Minum susu atau mengonsumsi yogurt setelah makan dapat membantu mengurangi intensitas bau tersebut.

Yogurt, khususnya, sangat efektif karena mengandung probiotik, yaitu bakteri baik yang dapat menyeimbangkan flora bakteri di dalam mulut. Bakteri baik ini berperan penting dalam mengurangi jumlah bakteri penyebab bau mulut.

Dengan mengonsumsi yogurt, Anda tidak hanya membantu menetralkan bau, tetapi juga mendukung kesehatan mulut secara keseluruhan melalui keseimbangan ekosistem bakteri di dalamnya.

6. Lakukan ‘Oil Pulling’ dengan Minyak Wijen atau Kelapa

Metode ‘oil pulling’ atau berkumur dengan minyak telah lama dikenal dalam tradisi kesehatan untuk membersihkan mulut. Menggunakan satu sendok makan minyak wijen untuk berkumur efektif dalam menghilangkan bau mulut.

Proses oil pulling ini membantu menarik dan membersihkan mulut dari partikel makanan yang tertinggal serta bakteri penyebab bau. Minyak kelapa juga bisa menjadi pilihan alternatif yang baik untuk metode ini.

Lakukan metode ini selama beberapa menit, lalu buang minyaknya. Pastikan untuk tidak menelan minyak tersebut karena sudah bercampur dengan bakteri dan toksin dari mulut.

7. Bekali Diri dengan Permen Karet

Jika Anda membutuhkan solusi cepat dan praktis, mengunyah permen karet tanpa gula bisa menjadi pilihan yang sangat membantu. Mengunyah permen karet merangsang produksi saliva atau air liur secara signifikan.

Air liur berperan vital dalam membersihkan mulut secara alami, membantu meluruhkan sisa-sisa makanan yang dapat menimbulkan bau tidak sedap. Semakin banyak air liur yang diproduksi, semakin efektif mulut dibersihkan.

Peningkatan produksi air liur ini membantu membersihkan partikel jengkol dan petai yang masih tersisa di rongga mulut, sehingga napas menjadi lebih segar dan bau mulut berkurang. (*)

Bagikan

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *